Home > Kesehatan > Virus Flu Burung Dijual!

Virus Flu Burung Dijual!

sitifadilah.jpg

Flu burung menyerang Indonesia dan korban pun berjatuhan. Untuk kepentingan penelitian, Pemerintah Indonesia diminta untuk mengirimkan spesimen virus kepada Badan Kesehatan Dunia (WHO). Dari penelitian virus tersebut, dihasilkan vaksin yang diperdagangkan (dijual) kepada negera berkembang termasuk Indonesia dengan harga sangat tinggi. Benar-benar tidak adil !. Virus yang diperoleh secara gratis itu menghasilkan vaksin yang dijual kepada pemilik virus dengan harga yang tinggi.

Siti Fadilah Supari Menteri Kesehatan menyampaikan hal itu dalam pidatonya pada sidang Inter-Govermental Meeting on Pandemic Influenza Preparedness atau IGM-PIP yang berlangsung 20-23 November 2007 (Kompas, 30 November 2007). Pidato Menkes tersebut membuka mata dunia terhadap virus sharing (pengiriman virus dari negara yang terkena outbreak flu burung) yang tidak adil, tidak transparan, dan tak setara

 

Ternyata kapitalisme tidak saja mengeksplorasi kekayaan alam negara sedang berkembang, tetapi juga mengeksploitasi kekayaan tubuh manusia dari bangsa-bangsa yang tidak berdaya. Mereka mengambil darah kita, mereka mengambil sel-sel tubuh kita, dan mengambil antibodi kita. Yang paling berbahaya, mereka telah mengambil sel-sel otak kita untuk direkayasa dengan cara berpikir mereka sehingga kita nurut saja apa saja perintahnya,” kata Menkes.

 

Telah terjadi proses pembodohan pada negara-negara sedang berkembang. Cara-cara yang dilakukan WHO dinilai tidak adil, tidak transparan, dan memperlakukan negara-negara sedang berkembang secara tidak setara.

 

Sementara belum ada sistem yang adil, jelas, transparan, dan setara, Menkes menyatakan tidak perlu bicara soal benefit sharing terlebih dahulu. Yang harus dibenahi terlebih dulu adalah sistem virus sharing-nya. Sidang IGM-PIP akhirnya mengakui bahwa sistem internasional virus sharing yang telah berlangsung selama 50 tahun ini dirasakan tidak adil, tidak transparan, dan tidak setara serta menciptakan ketidakpercayaan masyarakat global. Dalam kaitan itu, sidang IGM-PIP menyetujui usulan Indonesia untuk membangun mekanisme virus sharing dan benefit sharing yang adil, transparan, dan setara bagi negara-negara berkembang.

 

Sampai dengan terbentuknya sistem baru yang adil, transparan, dan setara, sidang IGM-PIP menyepakati bahwa mekanisme virus sharing dilakukan konsisten dengan hukum dan peraturan nasional masing-masing.

 

Categories: Kesehatan Tags: , ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: