Home > Kesehatan, Pasien, Rumah Sakit > Rumah Sakit atau Rumah Pasien?

Rumah Sakit atau Rumah Pasien?

RUMAH PASIEN. Mungkin anda heran dengan istilah ini. Secara tidak sengaja kata majemuk ini muncul di otak kananku, ketika aku mencoba membuat nama blog ini. Berawal dari keinginanku untuk mengharmoniskan “hubungan” antara Rumah Sakit dengan Pasien. Rasanya hubungan keduanya jarang sekali akur, karena beda kepentingan tentunya. Rumah Sakit maunya pasiennya banyak, tapi pelayanan ala kadarnya. Sebaliknya Pasien berkeinginan cepat sembuh dengan pelayanan mantap dan biaya murah, kalau bisa gratis. Hmm…bisakah?

Ini mungkin ide gila. Rasanya padanan kata “rumah sakit” itu tidak pas. Tidak nyaman. Walaupun rumah sakit merupakan tempat orang yang dirawat karena sakit, tetapi rasanya kurang enjoy. Malah bisa jadi sakitnya makin parah, karena dibayang-bayangi dengan biaya yang mahal. Andai saja “rumah sakit” itu diganti menjadi “rumah pasien”. Lebih enjoy-kan?. Lebih tenang. Tidak berfikir macam-macam. Anggap saja sebagai rumah kedua, ketiga atau rumah keberapalah terserah pasiennya. Anda sebagai pasien, dengan tenang bisa istirahat untuk menyembuhkan dan memulihkan dari penyakit. Nah, dijamin cepet sembuh. Ketika kaki kanan Anda menyentuh bibir lobby rumah pasien, disambut perempuan bagian customer service yang cantik mempesona sambil berkata, “silahkan, selamat datang di rumah Anda. Kami siap melayani”. Mimpi kali ya?

Selamat datang di Rumah Pasien🙂

  1. No comments yet.
  1. April 19, 2008 at 12:47 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: